Nyesek!!! hanya Karena Tidak Mau Diperkosa, IRT Bersimbah Darah

BerAndabengkulu, BENGKULU TENGAH – Aksi kejam kembali terjadi diwilayah hukum Mapolres Bengkulu Utara (BU), kali ini seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) harus meregang nyawa di Rumah Sakit lantaran mendapatkan luka tikaman sebilah pisau nyaris disekujur tubuhnya penuh dengan darah. Kejadian yang terjadi pada Kamis pagi (3/5) sekitar pukul 09.30 WIB ini terjadi di desa Lagan Bungin Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) dengan korbannya bernama Nita Fitriani (21), yang mendapatkan luka tersebut akibat menolak diperkosa oleh tetangganya sendiri berinisial An (28).

Pelaku yang diamankan pihak Mapolres BU bersama dengan Mapolsek Talang Empat

Data terhimpun, kejadian yang menghebohkan warga setempat ini pertama kali lantaran adanya teriakan korban, yang berasal dari dalam rumahnya. Ketika warga mendatangi asal teriakan, betapa terkejutnya melihat korban yang sudah meregang nyawa dengan kondisi tubuh tengkurap dilantai dapur dengan luka disekujur tubuhnya yang sudah bersimbah darah akibat luka tusukan.

Melihat hal tersebut, warga spontan langsung memberikan pertolongan kepada korban dnegan melarikannya ke Rumah Sakit M Yunus Bengkulu. Namun nahasnya, setelah sempat mendapatkan pertolongan dan pemeriksaan oleh pihak medis, nyawa korban tidak tertolong lagi, yang dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis.

Namun menariknya, sebelum korban menghembuskan nafas terakhirnya, warga yang memberikan pertolongan kepada korban sempat mendnegar jeritan korban yang menyebutkan nama salah satu tetangganya yang dikatakan sebagai pelaku oleh korban. Yakni An, yang telah menikamnya lantaran menolak diperkosa.

Membenarkan hal tersebut, Kapolres Bengkulu Utara (BU) AKBP Ariefaldi Warganegara, SH, S.Ik, MM melalui Kapolsek Talang Empat, Iptu Kaisar Ariadi Pradesa, S.Ik menuturkan. Usai kejadian, dimana pihaknya telah menerima informasi dari warga yang mendengar langsung pengakuan korban sebelum menghembuskan nafas terakhirnya. Pihaknya langsung bergerak dan meringkus pelaku yang bekerjasama dengan tim Opsnal Polres BU, dimana pelaku tertangkap hanya berselang waktu 30 menit.

” Pelaku saat ini sudah kita amankan di Mapolsek, beserta barang bukti sebilah pisau. Selanjutnya, kita belum bisa berkoemntar banyak dan akan mengembangkan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap para saksi,” ungkap Kapolsek.

Laporan : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
LinkedIn
Share
Instagram
Telegram