Tuai Kecaman Alumni Unras Pemkab Ngeper, Terkesan Merengek Ke Polres

Pemkab Lakukan Perubahan Persyaratan Penerimaan CPNS, Hingga Dua Kali

BerandABengkulu.com, BENGKULU UTARA – Melihat aksi alumni mahasiswa Universitas Ratu Samban (Unras) Arga Makmur yang mengecam keputusan panitia yang membuat persyaratan penerimaan CPNS dengan ketat, yakni dengan membuat akreditasi perguruan tinggi harus B, Pemkab BU ngeper dan merengek ke Polres BU guna difasilitasi agar tidak terjadi aksi kecaman berlanjut. Dimana, aksi Unjuk Rasa (Demo) damai Forum Mahasiswa Universitas Ratu Samban (Unras) yang direncanakan akan di gelar Senin (24/9) menjadi batal, lantaran Pemkab merubah total seluruh hasil keputusan panitia yang disinyalir merupakan ide dari orang nomor satu ASN Pemkab BU.

Alhasil, batalnya aksi unjuk rasa secara damai forum mahasiswa Unras tersebut, berbuntut pertemuan antara korlap demo Mahasiswa bersama pihak Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, yang di fasilitasi oleh Polres Bengkulu Utara, di kantor Polres pada Sabtu kemarin (22/9).

” Alhamdulillah berita baik, dari hasil mediasi yang digagas Polres hari ini mendapatkan kata mufakat,” ujar Kapolres BU AKBP Ariefaldi Warganegara, S.Ik melalui Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara AKP Jufri SIK.

Pertemuan tersebut dikatakan Kasat menghasilkan, Pemkab Bengkulu Utara menyanggupi tuntutan forum Mahasiswa Unras mengubah persyaratan mahasiswa lulusan perguruan tinggi prodi terakreditasi B, yang dapat mengikuti CPNS.

” Dari hasil pertemuan tersebut, disepakati syarat penerimaan cpns diubah menjadi lulusan universias terakreditasi di Badan Akreditasi Nasional Pergurung Tinggi dan pendaftar memenuhi syarat IPK 2,75, dapat mengikuti CPNS di Bengkulu Utara,” jelas Kasat.

Mediasi yang di gagas Polres Bengkulu Utara ini, di hadiri oleh Kabag Ops Polres BU AKP Januari Sutirto SH, Sekda Bengkulu Utara Haryadi, Kepala BKPSDM Budi Raharjo, Korlap Aksi Demo Aprizal Ansori serta Ketua BEM Unras Yoki Ramadhan.

Untuk di ketahui, dari hasil medisiasi yang di gagas Polres Bengkulu Utara, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara telah merubah persyaratan CPNS sebanyak dua Kali. Terkait hal tersebut, Anggota DPRD Bengkulu Utara Dedy Syafroni yang tergabung di Komisi III mengusulkan, agar Pemkab Bengkulu Utara mendapatkan Rekor Muri terkait acapnya perombakan persyaratan CPNS tersebut.

 

Berita terkait :

http://berandabengkulu.com/2018/09/20/jeritan-alumni-unras-direspon-pengumuman-persyaratan-cpns-bu-direvisi/

http://berandabengkulu.com/2018/09/20/alumni-unras-menjerit-apa-salah-kami/

Laporan : Redaksi

2 tanggapan untuk “Tuai Kecaman Alumni Unras Pemkab Ngeper, Terkesan Merengek Ke Polres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *