Cabuli ABG Bermodalkan Photo Syur, Residivis Diciduk Polisi

BerandABengkulu.com, BENGKULU UTARA – Me (21), warga desa Dusun Curup Kecamatan Air Besi Kabupaten Bengkulu Utara, terpaksa mendekam di jeruji besi Polres Bengkulu Utara. Pasalnya, ia telah melakukan aksi persetubuhan, dengan modus ancaman, akan menyebarkan photo syur, terhadap seorang pelajar ABG sebut saja namanya Bunga (17), warga Kecamatan Kota Arga Makmur.

Diketahui, kejadian pencabulan ini sudah terjadi yang kedua kalinya. Dimana, pelaku berhasil menjajakan nafsu bejatnya, di lokasi kediamannya. Yang mana, Bunga terpaksa melayani nafsu setan tersebut, lantaran adanya photo syur, yang dimiliki oleh pelaku, ketika masih berpacaran dengan korban.

Pelaku sempat bersembunyi, seketika ia sudah menggetahui aksi bejatnya ini, telah dilaporkan ke pihak penegak hukum. Dimana persembunyiannya, yakni dikawasan hutan kota. Yang mana, pelaku berhasil diciduk pada Selasa (26/2).

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Ariefaldi Warganegara, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Jufri, S.Ik membeberkan. Pihaknya, bergerak cepat dalam menindaklanjuti aksi ini, lantaran adanya laporan resmi dengan registrasi LP yang sah.

“Pengakuan pelaku dan korban, bahwa korban sudah 2 kali di cabuli, dan pelaku sempat melarikan diri bersembunyi di kampungnya. Kami berhasil meringkusnya, saat ia keluar dari persembunyiannya, di daerah kawasan taman hutan kota,” ujarnya.

Dijelaskan Kasat, kronologi terungkapnya kasus ini, berawal dari kedua orang tua korban, yang menerima telpon dari guru BK korban. Yang mana, adanya pengakuan korban terhadap gurunya tersebut. Bahwa, dirinya telah disetubuhi oleh pelaku, dengan ancaman. Apabila, korban tidak mau disetubuhi dan teriak. Maka, photo bugil korban akan disebarkan pelaku. Tidak terima dengan kejadian ini, kedua orang tua langsung mendatangi Polres BU. Guna, melaporkan aksi bejat pelaku, yang telah merenggut masa depan korban.

“Orang tua korban melaporkan ini, karena tidak terima masa depan anaknya telah direnggut oleh pelaku,” jelas Kasat.

Kasat pun membeberkan lebih jauh, dimana diketahui, pelaku ini juga rupanya seorang residivis. Yang, sudah pernah berurusan dengan hukum pada tahun 2017 silam, atas kasus pencurian ternak. Yakni, ternak kambing yang masih dalam wilayah Kabupaten Bengkulu Utara.

“Pelaku, sudah pernah ditahan hukuman penjara 12 bulan, atas kasus tersebut,” kata Jufri.

Kasat Reskrim Menghimbau

Jufri pun menghimbau, mengambil hikmah dari kejadian ini. Diharapkan, masyarakat khususnya bagi orang tua, agar selalu mengawasi gerak gerik putra dan putrinya. Supaya, tidak terjerumus dengan kasus serupa. Hal ini jelas dikatakan Jufri, selain membawa aib bagi keluarga, juga merugikan masa depan anak-anak, yang telah rusak atas pergaulan, yang dinilai kurang pantas dilakukan oleh anak-anak. Untuk itu dihimbau, orang tua untuk selalu peka terhadap masalah, yang dialami anak-anak.

“Kami harap kejadian ini tidak terulang kembali, dimana ini pembelajaran bagi orang tua, khususnya di Kabupaten Bengkulu Utara. Agar, peka terhadap masalah, yang dihadapi anak-anak terutama pergaulannya, yang dapat merusak masa depan anak-anak itu sendiri,” imbuhnya.

Laporan : Dikkie
Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial