Karhutla Meluas, Bupati Turunkan BPBD dan Dinsos Kelapangan

BerandABengkulu.com, BENGKULU UTARA – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dikawasan transmigrasi Desa Malakoni, Kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara (BU), hingga saat ini meluas hingga 100 hektar, bahkan sudah meluas ke permukiman warga setempat. Hal ini disampaikan langsung, oleh Kepala Desa Malakoni Tedi Sunardi saat dikonfirmasi awak media.
“Ya saat Karhutla di Desa Malokoni¬† sudah meluas ke permukiman desa, bahkan untuk total Karhutla disini sekitar lebih 100 hektar,” kata Tedi.
Tedi menambahkan, meskipun demikian untuk keadaan saat ini sedkit demi sedkit titik api sudah mulai padam, sehingga warga desa setempat sudah kembali mendiami rumahnya masing-masing.
“Untuk proses padaman titik api disini kita melakukan dengan cara manual dengan alat seadanya dengan dibantu oleh pihak Tripika disini dan juga dari tenaga kesehatan di puskesmas disini. Allhamdulillah titik api sudah banyak yang padam meski masih ada titik api di beberapa tempat,” terangnya.
Tedi mengharapkan kepada pihak Pemkab BU dalam hal ini BPBD dan Dinas Sosial serta semua pihak agar daoat membantu permasalahn Karhutla di Kecanatan Enggano, baik dalam upaya pemadaman titik api, juga upaya dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat serta upaya bantuan lainnya pasca terjadinya Karhutla di Kecamatan Enggano.
“Kita harapkan kepada pemerintah daerah dalam hal ini Pemkab BU untuk memberikan bantuan dan upaya terjadi Karhutla disini, baik upaya pemadaman, pelayanan kesehatan dan bantuan lainnya,” harapnya.
Menanggapi hal tersebut Bupati BU Ir H Mian Bupati menuturkan, bahwa dirinya sudah menugaskan seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten BU dan Dinas Sosial (Dinsos) serta pihak terkait lainnya Senin (16/9) sudah harus berangkat dan tiba di Enggano, untuk menangani segera masalah Karthula di Kecamatan Enggano.
“Hari ini sudah saya tugaskan BPBD dan Dinsos berangkat kesana dalam menangani segera permaslahan kebakaran lahan/hutan di sana,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Mian juga menyampaikan terkait dengan permasalahan ini dirinya berharap jangan sampai ada korban dan jangan sampai ada kerugian material bagi masyarakat setempat.
“Jangan sampai ada korban, dan jangan sampai ada kerugian material masyarakat lagi,” tandasnya.
Laporan : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial