Sst Terbongkar, Dalam Hearing Honor Pengajar dan SPPD Bunda PAUD “Senjang”

BerandABengkulu.com, BENGKULU UTARA – Senin (18/11) Komisi I DPRD Bengkulu Utara menggelar hearing bersama dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) Bengkulu Utara, dalam hearing yang membhasa terkat Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2020, terbongkar dan dipertanyakan kesenjangan antara honor guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan Belanja Perjalanan Dinas untuk Bunda PAUD. Dalam kesenjangan ini, Komisi I mengingatkan OPD agar tidka main main terhadap rencana kerja anggaran (RKA) 2020 dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Bengkulu Utara TA 2020 mendatang. Ini disampaikan oleh Ketua Komisi I DPRD BU Febri Yurdiman.

“Saya harap, dalam menjalankan RKA APBD Tahun 2020 mendatang, OPD jangan main-main. Hingga saat ini, kami belum menerima penjabaran atas rencana anggaran yang sudah diajukan. Ini kami lakukan, untuk singkronisasi dan efektifitas anggaran,” ujar Febri.

Febri pun membeberkan, atas temuan yang ia dapati terhadap kesenjangan belanja perjalanan dinas Bunda PAUD dengan honor guru PAUD tersebut. Dimana, ia mempertanyakan gaji THL guru PAUD Rp 15.000 per-hari, perjalanan dinas Bunda PAUD Rp 81 Juta. Ini PAUDnya apa saja, datanya tidak ada. Baju bunda PAUD 21 stel, input dan outputnya untuk 475 anak-anak PAUD itu apa saja tidak ada penjabarannya?. Kemudian, Bunda PAUD itu siapa saja, pelatihan 55 tenaga pendidik PAUD sebarannya kemana saja?, dan siapa saja orangnya?.

“Terdapat belum adanya sinkronisasi data akurat antara KUA PPAS dengan penjabaran, yang disampaikan pihak Dispendik BU dengan pagu anggaran 2020 sekitar Rp 89 Miliar,” tanya Febri.

Ia pun menegaskan, pihaknya bakal mendukung berapa pun anggaran untuk PAUD, akan tetapi perlu diikut sertakan dengan data yang valid, agar tepat sasaran.

“Ini uangnya ada, tapi untuk siapa kita juga perlu tahu dari sini, agar tepat sasaran untuk cek ke lapangan dan memberikan informasi kepada masyarakat. Anggaran perjalanan dinas, agar kiranya di pangkas senilai Rp 50 juta untuk kepentingan lain di dinas tersebut,” imbuhnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bengkulu Utara, Agus Haryanto pun menjelaskan, bahwa untuk Bunda PAUD kabupaten 1 Orang, dan Bunda PAUD 19 Kecamatan. Perjalanan dinas luar dan dalam kabupaten, itu diperuntukan untuk monitoring, sosialisasi dan menghadiri undangan tingkat nasional.

“Yang jelas, anggaran yang kita ajukan semuanya jelas peruntukkannya. Jika soal kesenjangan, kami mneilai itu sudha standar yang ada,” singkat Agus.

Laporan : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial

Notice: Undefined index: sfsi_icons_Alignment_via_widget in /home/u2178858/public_html/berandabengkulu.com/wp-content/plugins/ultimate-social-media-icons/libs/sfsi_widget.php on line 121

Notice: Undefined index: sfsi_icons_Alignment_via_shortcode in /home/u2178858/public_html/berandabengkulu.com/wp-content/plugins/ultimate-social-media-icons/libs/sfsi_widget.php on line 122
Facebook
Facebook
Twitter
LinkedIn
Instagram
Telegram