Bantuan Septic Tank 2019 Terbengkalai, Tanpa Berfungsi Dengan Baik

BerandABengkulu.com, BENGKULU UTARA – Ratusan unit bantuan Septic Tank yang tersebar di 8 desa se Kabupaten Bengkulu Utara, terkesan terbengkalai lantaran tidak bisa digunakan oleh masyarakat. Diketahui, bantuan ini berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dia Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Bengkulu Utara.

Hal ini pun tidak dibantah oleh Camat Padang Jaya Sarifah Inayati, SE yang menuturkan bahwa bantuan yang ada di desa dilingkup Kecamatan Padang Jaya banyak yang belum dapat digunakan oleh masyarakat, sehingga bantuan ini terkesan tidak berjalan. Ia pun mengakui, jika bantuan ini tujuannya sangat baik, namun kriteria masyarakat yang menerima sendiri belum tepat sasaran. Terlebih lagi, bantuan ini sifatnya tanggung.

“Program ini merupakan upaya untuk mendukung Desa, warga bebas buang air besar sembarangan. Dimana, program ini sebenarnya tujuanya baik, tetapi untuk kreteria masyarakat yang menerimanya sendiri belum pas, terlebih lagi dinilai tanggung program ini,” ujarnya.

Inayati pun menjelaskan, ia mengakui jika bantuan program ini sudah tersalurkan ke masyarakat. Namun dari sisi manfaatnya sendiri, belum dapat dipergunakan oleh masyarakat, dan ini tentunya sangat disayangkan. Karena, bantuan ini hanya sebatas septic tank dan lubang yang di cor saja. Sementara, masyarakat harus dibebankan dengan pembelian kelengkapan lainnya, seperti pembuatan ruang toilet, pembelian closed hingga pengerjaannya. Sehingga, bantuan ini dinilai tanggung karena belum bisa dipergunakan langsung oleh masyarakat.

“Jika belum di gunakan, tentunya akan terbengkalai, penerima bantuan sendri banyak dari keluarga tidak mampu, untuk memenuhi kebutuhan sehari hari hari saja masih kurang, gimana mau membeli perlengkapan closed dan paralon sendiri,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya atas nama masyarakat mengharapkan tekait atas bantuan ini untuk tahun 2020, agar dikaji ulang. Maksudnya, agar dalam menyalurkan bantuan jangan tanggung, lengkapi seluruhnya hingga masyarakat bisa mempergunakannya, terlebih lagi untuk bantuan seperti ini.

“Harapan saya, jika ada program bantuan septic tank di tahun 2020 ini, mohon di kaji ulang agar pemberian bantuan tersebut, sudah memakan dana yang begitu besar tetapi di anggap masyarakat bantuan yang terbengkalai saja. Jadi,tolonglah, kalau mau menyalurkan bantuan mbok ya pake logika dan survei keadaan masyarakat,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, Tahun 2019 bantuan septic tank, telah tersalurkan sebanyak 520 unit yang tersebar di 8 desa di Bengkulu Utara, bahkan rencana di tahun 2020 ini bantuan tersebut, akan di gulirkan kembali dengan kisaran jumlah yang sama.

Laporan : Aris
Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *