Evaluasi Program JKN, Mian : Kita Akan Terus Tingkatkan Recovered BPJS Kesehatan

BerandABengkulu.com, BENGKULU UTARA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkulu Utara (BU), Senin (3/2) melakukan pertemuan terhadap seluruh Bendahara dilingkup Dinkes BU. Dimana pertemuan ini, dalam rangka melakukan evaluasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun 2019. Yang bertujuan, mengevaluasi pekerjaan khususnya di program JKN. Hadir dalam pertemuan ini, Bupati BU Ir H Mian dan Kepala Cabang BPJS BU Nanang Jayadi dan Kepala Dinkes BU Syamsul Maarief SKM MKes, yang dipusatkan di , di aula Dinkes BU..

Ditemui usai pertemuan, Bupati BU Ir Mian menyampaikan, bahwa pertemuan ini digelar merupakan suatu upaya untuk kembali meningkatkan sinergitas kinerja antara Pemkab BU, dengan lembaga jaminan sosial yakni BPJS Kesehatan. Dimana dalam hasil laporan dari pihak Dinkes BU, laporan kerja dalam pelayanan kesehatan sudah cukup baik dan ini harus ditingkat. Untuk tahun ini, diharapkan dalam pelaksanaan program JKN harus lebih ditingkatkan dan perlunya komitmen dan sinergitas antara Pemkab BU dan BPJS Kesehatan.

“Ya ini harus ada komitmen dan sinergitas kita dalam program JKN ini, terutama dalam hal pembayaran serta klaim dan yang dilakukan oleh pihak Pemkab BU terhadap BPJS, supaya dapat lebih ditingkatkan lagi, yang mana sumbatan-sumbatan agar dapat dicarikan solusinya,” ujarnya.

Dtambahkannya, terkait dengan pemenuhan angka recovered BPJS atau angka perlindungan kesehatan terhadap masyarakat, yang saat ini baru mencapai 80 persen, ini harus ditingkat lagi. Dimana untuk tahun ini, baru 5 ribu lebih masyarakat kurang mampu yang menjadi peserta JKN dari dana subsidi APBD Kabupaten BU.

“Angka ini harus kita tingkatkan lagi, untuk kedepannya angka ini harus mencapai 90 persen, bahkan 100 persen masyarakat BU yang kurang mampu harus menerima JKN ini. Selain dari angaran pemerintah pusat, ini harus kita tingkatkan lagi,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia pun mengimbau kepada masyarakat yang merupakan peserta BPJS kesehatan mandiri, untuk terus dapat mengansur dan jangan telat membayar angsuran BPJS. Jangan sampai, waktu sakit baru membayar angsuran.

“Kepada masyarakat peserta BPJS kesehatan mandiri, agar dapat segera mengurus BPJS kesehatan. Jangan sampai begitu sakit baru mau mengurus BPJS. Kita dari Pemkab BU, tidak mau mendengar masyarakat BU terlunta-lunta. Tidak enak mendengarnya, seolah-olah pemerintah tidak melayani,” tukasnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama┬áKepala Dinkes BU Syamsul Ma’arief SKM MKes juga menegaskan. Pertemuan ini, diharapkan dapat menjadi evaluasi sendiri kinerja terhadap Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama seperti Puskesmas, Bendahara JKN dan pengelola P-Care Puskesmas se-Kabupaten BU guna mewujudkan pelayanan kesehatan secara merata dan menyeluruh.

“Ya, pertemuan ini kita lakukan demi mengevaluasi kerja terhadap pelayanan JKN. Dimana untuk diketahui, laporan keuangan kita ditahun 2018 dikategorikan baik, maka dari itu hari ini kita melakukan evaluasi program JKN tahun 2019. Semoga, laporan evaluasi kerjanya kita akan semakin meningkat dari tahun sebelumnya,” singkat Arief.

 

Laporan : Aris
Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
LinkedIn
Share
Instagram
Telegram