Tahun Depan, Pengajuan Pupuk Bersubsidi Wajib Miliki Titik Koordinat

BerandABengkulu.com, BENGKULU UTARA – Berdasarkan surat dari Kementerian Pertanian, Tahun 2022 petani wajib melampirkan titik koordinat lokasi lahan pertanian. Hal ini sebagai salah satu syarat, dalam pengajuan bantuan pupuk bersubsidi. Hal tersebut disampaikan, oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Pertanian (DTPHP) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) Kuasa Barus saat ditemui diruang kerjanya, Senin (30/8).

“Ya, di tahun 2022 nanti semua petani harus dapat melampirkan titik koordinat lahan pertanian mereka, sebagai syarat dalam mendapatkan pupuk bersubsidi,” ujarnya.

Selain itu, Kuasa Barus juga mengakui bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada seluruh petugas penyuluh pertanian dan para kelompok tani. Karena, sesuai dengan arahan Kementerian Pertanian, untuk pengusulan pupuk bersubsidi tahun 2022 ini, harus sudah masuk dan selesai di bulan Oktober 2021 mendatang ke pihak Kementerian Pertanian.

“Kita sosialisasikan ke seluruh penyuluh pertanian, agar dapat membantu kepada seluruh kelompok tani untuk dapat belajar melakukan dan menentukan titik koordinat lahan pertanian mereka. Karena, di bulan Oktober ini semua usulan sudah harus selesai,” bebernya.

Ia pun berharap, kepada seluruh petani untuk dapat segera menindaklanjuti ini dengan baik, karena ini merupakan salah satu syarat dalam mengajukan pupuk bersubsidi. Jika tidak, tentunya program pupuk bersubsidi ini tidak akan maksimal didapatkan. Dimana untuk tahun 2021 ini, pupuk bersubsidi di Kabupaten BU untuk pupuk urea sebanyak 5.000 ton, SP 36 sebanyak 1.450 ton, ZA sebanyak 730 ton, NPK sebanyak 6.000 ton dan pupuk Organik sebanyak 900 ton.

“Kita bersyukur dari data yang kita terima saat ini, sudah 50 persen petani yang telah melakukan titik koordinat lahan pertanian mereka. Semoga hal ini berjalan dengan baik dan maksimal,”demikian Barus.

Laporan : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *