Dinsos Segera Mendata, Bansos Non PKH Dan BPNT Masyarakat Bengkulu Utara
BerandABengkulu.com, BENGKULU UTARA – Menyangkut adanya keputusan pemerintah pusat, yang akan menggelontorkan bantuan tunai akibat dampak covid 19, bagi masyarakat keluarga menengah kebawah, non Bansos. Pihak Dinas Sosial Bengkulu Utara menyebutkan, akan segera melaksanakannya. Namun sebelumnya, pihaknya melakukan pendataan terlebih dahulu, secara matang. Guna, bantuan ini nanti diharapkan benar-benar tepat sasaran tanpa ditunggangi oleh pihak manapun. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinsos BU Suwanto.
“Kami telah vicon (Vidio Converence) bersama kementerian sosial kemarin, dan benar adanya hal bantuan sosial tersebut. Alhasil, semalam kuota Bengkulu mendapatkan jumlah 60.000 penerima, untuk jumlah kuota tingkat Kabupaten kita masih menunggu dalam minggu ini,” ujar Suwanto.
Suwanto pun menjelaskan, untuk besaran yang akan di terima masyarakat, dengan nilai nominal uang sejumlah Rp.600 ribu, dengan kriteria keluarga menengah kebawah, yang terkena langsung maupun tidka langsung dampak Covid – 19, selama tiga bulan kedepan.
“Jika masyarakat yang sebelumnya sudah mendapat bantuan pemerintah berupa PKH maupun BPNT, jangan mengharap lagi dengan adanya bantuan sosial ini,” bebernya.
Ia pun menegaskan, akan melibatkan pihak TKSK untuk mendampingi para Kades mendapatkan data yang akan menerima bansos ini. Dalam hal ini, ia pun mempertegas, pendataan harus benar-benar, jangan hanya dibelakang meja.
“Berikan data seobjektif mungkin, dimana data tersebut di lampiri permohonan dan tanggung jawab mutlak, By Name By Adrees,” tegasnya.
Dalam hal ini, Suwanto pun mengingatkan secara tegas, dan juga memberikan warning keras. Jika, data masyarakat sesuai dengan data Riil, akan ada konsekuensi hukum yang akan dilaksanakan. Sehingga, ini warning tegas bagi aparat desa maupun pendamping bansos.
” April ini, harapan saya masyarakat sudah bisa menerima bansos tersebut, jika data sudah siap secepatnya akan di verifikasi, sesuai jumlah kuota yang akan diterima,” tandasnya.
Laporan : Aris
Editor : Redaksi
