Advertorial

Dewan Tekankan Pemeliharaan Pasar Purwodadi Arga Makmur

BENGKULU UTARA – Kendati telah ditempati dan gunakan oleh masyarakat, DPRD Bengkulu Utara menegaskan kepada semua pihak termasuk masyarakat untuk bersama merawat fasilitas yang telah dibangun dengan sebaik mungkin atas Pasar Tradisional Modern Purwodadi yang terletak di Kelurahan Purwodadi Kecamatan Arga Makmur Bengkulu Utara. Pasar tersebut sejauh ini menjadi pasar tradisional termegah se Provinsi Bengkulu yang dibangun dengan prototype nasional dan dengan konsep bangunan modern.

Diketahui, PTM Purwodadi Arga Makmur inisudah menganut pasar modern dengan konsep pembangunan Green Building. Sehingga pembangunan bukan hanya merupakan “tumpukan” bangunan melainkan bangunan yang megah namun tetap ramah lingkungan yang nyaman. Sehingga bangunan pasar tradisional modern Purwodadi dibangun dengan bangunan yang cukup namun dengan lahan yang luas. Sehingga Pasar Purwodadi memiliki sirkulasi udara yang cukup ditambah dengan kawasan hijau dan fasilitas keamanan yang juga skala modern.

“Pasar yang dibangun senilai Rp110 miliar tersebut merupakan bangunan yang sangat besar. Maka ia meminta pemerintah segera menuntaskan administrasi sistem aset pasar tersebut termasuk dengan sistem pengelolaan pasar tradisional modern Purwodadi kedepannya. Selain itu, ditekankan juga untuk pengawasan dalam pemeliharaan fasilitas pasar tersebut,” ujar Ketua DPRD Bengkulu Utara Parmin, S.IP

Ia pun menambahkan, tentunya permasalahan sistem aset pasar tersebut harus dituntaskan lebih dulu karena dibangun dari dana APBN dan dikerjakan oleh Kementerian PUPR, sistem administrasi aset ini harus benar-benar jelas tentunya. Jika memang sudah memiliki kejelasan dalam status aset, maka ia berharap pemeliharaan pasar bisa dilakukan dengan maksimal. Sehingga tidak ada bangunan yang kosong yang justru rusak karena tidak dimanfaatkan oleh pedagang yang sudah ditunjuk untuk menempati atau berjualan.

“Sistem perawatan dan pemeliharaan juga harus maksimal, sehingga daya tahan bangunan juga lebih lama dan manfaatnya bisa lebih lama juga dirasakan oleh masyarakat. Sejauh ini, kami apresiasi langkah pemerintah daerah yang tahun ini membangun jalan lingkar Pasar Purwodadi. Hal ini menunjukan komitmen pemerintah dalam menciptakan kualitas yang baik pada fasilitas umum masyarakat terutama pasar purwodadi yang menjadi akses ekonomi utama di Bengkulu Utara,” katanya.

Lebih jauh dibeberkannya, pihaknya meminta sistem drainase di kawasan Pasar Purwodadi juga menjadi perhatian khusus dan sudah dirancang trerintegrasi dengan bangunan jalan. Sistem drainase di pasar tradisional sangat penting karena pedagang banyak berjualan bahan makanan yang menggunakan air yang dibuang. Jika kawasan Pasar Purwodadi kedepannya bukan hanya menjadi motor perputaran ekonomi di Bengkulu Utara. Namun dengan pengelolaan yang tepat, lokasi ini juga bisa mendapatkan pendapatan asli daerah (PAD) yang bisa berkontribusi pada pembangunan di Bengkulu Utara. Ditambahkan, sesuai dengan rancangan pembangunan kawasan pasar tradisiaonal modern nantinya bukan hanya menjadi pasar pusat bahan makanan dan peralatan rumah tangga.

“Sehingga jika sistem drainase tidak bagus, ini akan menimbulkan aroma yang tidak sedap yang mengganggu aktifitas ekonomi di pasar tersebut tentunya. Namun lokasi ini juga akan menjadi pusat kuliner atau makanan olahan sehingga aktifitas di pasar ini bisa terus menjadi pusat perputaran ekonomi. “Pasar ini memang dirancang untuk pusat ekonomi, sehingga kebersihan dan keamanan lokasi harus terus dijaga,” demikian Parmin.

Laporan : Eva

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *