Bengkulu Utara

Pelaku Kejahatan Hipnotis Kembali Beraksi, Pria Lansia Jadi Korbannya

BerandABengkulu.com, BENGKULU UTARA – Pelaku kejahatan dengan metoda hipnotis, kembali beraksi di kota Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara. Kejadian terbaru, terjadi pada Kamis siang (1/8), di Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Purwodadi Kecamatan Arga Makmur. Dimana korbannya, seorang pria lanjut usia bernama M Umar Upki (70) warga desa Karang Suci Kecamatan Arga Makmur Bengkulu Utara, yang kehilangan sejumlah uang pensiunnya Rp. 4 Juta, setelah bertemu dengan tiga orang pria yang tidak dikenalnya.

Diceritakan korban, dirinya bertemu dengan tiga orang tidak dikenalnya yang mengendarai kendaraan mobil berwarna hitam. Saat itu korban mengaku, baru selesai sarapan lontong, ia ditegur oleh salah seorang pelaku yang kemudian mengajaknya ngobrol di depan Toko Wina Foto. Lalu pelaku menawarkan berbagai macam batu akik, ketika asik berbincang kemudian datang lagi berturut-turut dua orang teman pelaku, yang mengaku haji.

“Saya tertarik dengan salah satu batu akik tersebut, karena dihadapan saya ketika direndam, airnya jadi merah. Kemudian, Saya diajak untuk ngisi bensin. Setibanya di depan Mesjid Gunung Alam, saya minta berhenti untuk sholat dzuhur. Sebelum sholat, saya melihat satu orang ikut turun dan yang lainnya menunggu di mobil,” tutur korban.

Lebih jauh dijelaskan korban, uang tersebut diambil oleh pelaku setelah sebelumnya korban mengeluarkan buku tabungan, yang terselip uang Rp 4 juta di buku tabungan tersebut. Ia tidak begitu menyadari, bahwa uang itu sudah dikantongi oleh pelaku dan buku tabungannya dikembalikan kepada korban, ketika di dalam mobil.

“Buku tabungan dikembalikan kepada saya, ketika didalam mobil sebelum sholat, tetapi uangnya sudah tidak ada. Saat itu, saya belum menyadari telah terperdaya. Namun, ketika tiba di rumah saya menyadari, bahwa saya sudah menjadi korban ketiga pria, yang dua orang diantaranya mengaku haji,” kata korban.

Menyadari ia telah tertipu dan menjadi korban hipnotis, korban segera melapor ke Polres Bengkulu Utara. Dihadapan petugas, korban bahkan tidak tahu bahwa mobil yang sempat ia tumpangi, hingga ke masjid itu warnanya apa. Namun, ketika dilihat dari hasil rekaman CCTV di salah satu toko pakaian Naya Distro, di samping Wina Foto terlihat mobil pelaku berwarna hitam.

Menanggapi hal ini, Kapolres Bengkulu Utara AKBP Ariefaldi Warganegara, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Jery Nainggolan, S.Ik membenarkan kejadian tersebut. Dikatakannya, pihaknya telah menerima laporan korban, dan saat ini tengah ditangani oleh personil yang bertugas di SKP yang nantinya akan diteruskan ke Unit Pidum Sat Reskrim Mapolres BU.

“Iya kami sudah menerima laporan korban, dan kami akan bergerak cepat menindaklanjuti hal tersebut,” singkat Kasat.

Laporan : Dikkie
Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *