Bengkulu Utara

Naiki Ogoh-ogoh Utama, Bupati Berbaur Dengan Umat Hindu

BerandABengkulu.com, BENGKULU UTARA – Festival ogoh-ogoh dalam rangka peringatan hari Raya Nyepi tahun baru Saka 1941, di Bengkulu Utara berlangsung meriah. Bagaimana tidak, kegiatan yang masuk dalam destinasi religi ini langsung dihadiri Bupati BU, Ir. Mian didampingi Wabup, Arie Septia Adinata dan unsur FKPD. Menariknya, Mian pun menyempatkan ikut naik ke atas salah satu ogoh-ogoh yakni ogoh-ogoh Raksasa Taraka Sura, yang merupakan ogoh-ogoh utama. Yang terkesan, berbaur dengan umat Hindu

Disampaikan Mi’an, ia mengapresiasi kerja keras semua pihak, yang telah membantu menyukseskan acara ini. Ia berharap ke depan, festival ogoh-ogoh bisa menjadi event rutin tahunan, sehingga bisa menjadi destinasi wisata religi di Bengkulu Utara.

“Kita atas nama Pemkab BU, mengucapkan selamat kepada seluruh umat Hindu, yang merayakan hari Raya Nyepi. Kita berharap, ke depan festival ini bisa menjadi event tahunan yang lebih meriah lagi,” ujarnya ditemui awak media usai menghadiri kegiatan.

Ditambahkannya, meriahnya festival ogoh-ogoh ini bukti nyara kerukunan umat beragama di Bengkulu Utara. Sebab, Desa Rama Agung merupakan daerah satu-satunya di Bengkulu yang punya lima tempat ibadah, dengan jarak yang tidak terlalu berjauhan. Walau begitu , masyarakatnya hidup rukun.

Sementara itu, Kabag Kesra Pemkab BU, Bambang Parmana Budi menambahkan, festival Ogoh-Ogoh tahun ini berjalan cukup meriah. Meski demikian, tentu banyak kekurangan yang belum bisa terpenuhi, akan tetapi kekurangan tersebut, akan menjadi pengalaman agar pada pelaksanaan tahun depan bisa berjalan lebih baik lagi.

“Tahun ini ada 9 replika Ogoh-ogoh yang dipamerkan, tahun depan kita harapkan lebih. Namun, untuk anggaran besar kemungkinan akan dialihkan ke dinas pariwisata, mengigat kegiatan ini sudah menjadi even pariwisata,” jelasnya.

Untuk diketahui, rangkaian acara pembuka digelar di Pura Darma Yatra. Usai acara pembukaan oleh Bupati BU, para peserta festival dilepas menuju ke kawasan Alun-Alun Rajo Malim Paduko Kota Arga Makmur. Kegiatan ini disambut antusias dan disaksikan ribuan masyarakat, baik dari wisatawan lokal maupun luar daerah.

Selain itu festival ogoh-ogoh, rangkaian acara juga diisi pentas seni, atraksi dan sekaligus pengumuman pemenang lomba pada festival ogoh-ogoh tahun 2019. Peserta parade Ogoh-ogoh, diikuti lima kelompok adat. Antara lain, Banjar adat Darmeh Santi Desa Rama Agung di Ketuai oleh Gede rumaniah, Banjar adat Tirte Tegteg Desa Sumber Agung diketuai Nyoman Suirta, Banjar adat Darmayiga Desa Kuro Tidur diketuai oleh Gusti Komang Widana. Sedangkan, Banjar adat Dewa Ayu Desa Sumber Agung diketuai oleh Gede Sake dan Banjar adat Puncak Harapan Desa Tanjung Raman, diketuai oleh Nyoman Kariasa.

Laporan : Dikkie
Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *