Dispendik Resmikan Program Bupati, Gerakan Cuci Tangan Anak Sekolah Sebelum Makan
BerandABengkulu.com, BENGKULU UTARA – Dalam mewujudkan program Bupati Bengkulu Utara Ir H Mian yakni Gerakan Cuci Tangan Anak Sekolah Sebelum Makan, yang diwajibkan sekolah sediakan tempat cuci tangan bagi anak didik dan guru, Rabu (4/3) Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten BU launching dan sosialisasi program bupati tersebut. Dimana launching tersebut diresmikan langsung oleh Kepala Dispendik BU Dr Agus Haryanto MM dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Syamsul Maarief SKM MKes di Gedung TK/SD model yang dihadiri oleh puluhan Kepala Sekolah SD, SMP dan SMA Se-kecamatan Kota Arga Makmur dan perwakilan murid.
Kepala Dispendik BU Agus Haryanto, mengatakan, bahwa program tersebut di inisiasi oleh Bupati, dalam upaya menjaga Kesehatan, dan pencegahan dini para murid maupun para guru terhidar dari penyebaran virus atau kuman penyakit yang diawali dari tangan.
“Untuk itu, setiap sekolah mulai hari ini di wajibkan untuk menyediakan tempat cuci tangan bagi para murid. Demi Kesehatan,” kata Agus.
Sementara itu, Kepala Dinkes BU Syamsul Maarief SKM MKes menuturkan, bahwa gerakan cuci tangan menggunakan sabun sebelum makan merupakan hal yang wajib dilakukan demi pencegahaan timbulnya penyakit. Sebab, hampir 70% penyakit yang menyerang tubuh berasal dari tangan, terutama infeksi.
“Ya memang tangan merupakan salah satu media termudah untuk jalan masuknya kuman, bakteri dan virus ke dalam tubuh. Untuk itu, sangat penting melakukan cuci tangan sebelum makan,” ungakapnya.
Selain itu Arief juga menyampaikan, bila kita sedang mengalami sakit batuk terutama bagi Guru yang tengah mengalami sakit berupa batuk dan pilek, di wajibkan untuk menggunakan Masker saat tengah mengajar, agar tidak menular kepada anak didik. Serta pihak sekolah, diwajibkan untuk menguras bak air minimal satu minggu sekali, agar terhindar dari sarang nyamuk, awal penyebaran penyakit DBD.
“Apabila kita mengalami sakit batuk dan filek terutama guru, agar menggunakan masker dalam waktu mengajar. Dan pihak sekolah juga harus menguras bak mandi minimal seminggu seklai untuk mencegah penykit DBD,” tukasnya.
Diakhir kegiatan pihak Dispendik BU juga melakukan penyerahan bantuan berupa satu unit wastafel Kepada beberapa perwakilan kepala sekolah yang hadir dalam launching tersebut.
Laporan : Aris
Editor : Redaksi

