DPPKB Bengkulu Utara Raih Penghargaan Publikasi Terbaik
BerandABengkulu.com, BENGKULU UTARA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) bersama unsur dan dinas terkait, Rabu (31/10) pagi bertempat di ruang pola Setdakab BU, menggelar acara Focus Group Discussion (FGD) Publikasi BU dalam angka 2018. Kegiatan diskusi ini, digelar guna mensingkronkan terkait pendataan, baik dari sumber data yang berasal dari BPS itu sendiri maupun data yang berasal dari sumber lain.
Alhasil, DPPKB BU meraih penghargaan sebagai instansi terbaik dalam penyusunan publikasi Bengkulu Utara dalam angka 2018.
Disampaikan Kepala BPS Kabupaten BU Ir. Marwansyah mengungkapkan. Acara FGD ini dilaksanakan bukan sekedar kegiatan seremonial semata. Melainkan, kegiatan yang menjadi agenda tahunan untuk mensingkronkan data yang sudah terhimpun selama ini, baik yang bersumber dari BPS itu sendiri maupun data yang bersumber dari dinas maupun instansi lainnya.
“Data inilah yang akan kita samakan persepsinya, jangan sampai data yang kita dapat di lapangan dan data yang kita ambil di dinas maupun instansi lain, yang ada di Kabupaten BU ini berbeda hasilnya,” ujarnya.
Marwansyah pun menambahkan, terkait pendataan ini dinilai penting guna disinkronkan karena beberapa alasan. Yang pertama, masalah valid tidaknya data itu sendiri, mengingat apabila data yang diambil ini tidak sama, otomatis yang dirugikan masyarakat.
“Seandainya data tidak valid, dampaknya sangat luar biasa. Yakni, ketika data produksi beras digunakan untuk kebijakan impor beras, jika data terlalu over estimate, otomatis impor yang akan dilakukan akan sedikit jumlahnya, padahal kebutuhan banyak sehingga harga beras pastinya akan merangkak naik. Begitu juga sebaliknya, apabila data terlalu underestimate, otomatis pula impor beras banyak padahal petani surplus, maka petani akan dirugikan karena harga beras turun,” imbuhnya.
Perlu juga pihaknya sampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten BU, untuk tidak perlu takut didata oleh petugas BPS. Karena pendataan ini penting sifatnya. Mengingat, masih banyak masyarakat menolak untuk didata. Padahal, pendataan ini sangat besar memfaatnya bagi kepentingan masyarakat. Acara focus group discussion ini, dibuka langsung oleh Wakil Bupati BU Arie Septia Adinata SE, dan dihadiri Kepala dinas badan dan kantor serta instansi terkait lainya.
Laporan : Redaksi

