Laksanakan Bimtek, BPOM Berharap Petugas Pengelola Pasar Aktif

Spread the love

BerandABengkulu.com, BENGKULU UTARA – Dalam rangka mencegah, adanya bahan dan zat berbahaya pada pangan. Badan Pengawasan Obat dan (BPOM) Provinsi Bengkulu, lakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) terhadap petugas pengelola, dan penyuluh pasar Purwodadi Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara (BU). Kegiatan tersebut berlangsung di aula Dinas Kesehatan BU, Kamis (28/2).

Dalam bimtek ini, para petugas penyuluh dan pengelola pasar, diberikan pelajaran dalam menggunakan alat Tes Kit. Yaitu, alat untuk menguji dan mengindentifikasi adanya bahan-bahan berbahaya, pada produk pangan. Hal ini disampaikan, oleh Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi BPOM Provinsi Bengkulu Yunika Sary, SFarm, Atp MSi.

“Ada 4 cara penggunaan Kit yang kita gunakan, yaitu dari cara mengidentifikasi Formalin, Boraks, Methanil Yellow dan Rhodamin B. Petugas pasar ini, yaitu dari Disperidag dan UPTD pasar, akan melakukan pengambilan sample dalam 2 tahap ditahun ini, setiap tahapnya ada 100 sample,” kata Yunika.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) BU, yang diwakili oleh Sekretaris Disperindag Syafrudin, juga menyampaikan. Dengan adanya kerjasama, antara Pemkab BU dan BPOM Provinsi Bengkulu, alat-alat Tes Kit yang saat ini sudah ada, agar dapat digunakan. Dimana sebelumnya, alat yang sudah diperoleh Disperindag BU dari BPOM, belum dapat digunakan. Karena, tidak adanya SDM yang bisa menggunakan alat tersebut.

“Sosialisasi dan Bimtek ini, merupakan kerjasama BPOM dengan Pemkab BU, dalam menjalankan program pasar Aman dari bahan berbahaya, semoga dengan Bimtek ini, petugas pengelola dan penyuluh pasar, dapat menggunakan alat tes kit tersebut,” tukasnya.

Untuk diketahui, ada tiga narasumber yang berkompeten, dibidangnya. Yakni, Kabid P2P Dinkes BU, Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi BPOM Provinsi Bengkulu Yunika Sary, S.Farm, Atp MSi dan Sekretaris Disperindag Syafrudin. Ketiga narasumber tersebut, memaparkan penataan pasar dan perlindungan konsumen, terhadap petugas pengelola dan penyuluhan Pedagang Pasar, dalam rangka Pengawasan Bahan Berbahaya di Kabupaten BU.

Laporan : Dikkie
Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *