Bengkulu UtaraBerita Utama

Pamit Berburu, Warga Desa Taba Tembilang Infonya Hilang Di Kabupaten Lebong

BerandABengkulu.com, BENGKULU UTARA – Warga desa Taba Tembilang Kecamatan Arga Makmur Bengkulu Utara, mendadak heboh. Pasalnya, salah satu warganya bernama Aidil (27) dikabarkan hilang, sejak hari Jum’at (10/12) yang berpamitan berburu ke arah wilayah Kabupaten Lebong. Hal ini disampaikan oleh Sayuti (53), selaku orang tua korban kepada awak media.

“Iya, anak kami sudah terhitung 5 hari ini tidak pulang. Dia pergi sejak hari Jum’at, pamitnya berburu di arah wilayah Kabupaten Lebong,” ujar Sayuti.

Sayuti pun menjelaskan, putranya dikatakan hilang tersebut, setelah dirinya mendapatkan kabar dari rekannya yang berangkat bersama untuk berburu. Rekan putranya ketika berpamitan itu, bernama Mardan dan Cipuy dan seorang rekan lainnya yang tidak dikenal olehnya. Ketiganya, adalah warga desa Lubuk Sahung Kecamatan Arga Makmur Bengkulu Utara.

“Saya baru dapat kabar, dari Mardan. Yang mengatakan, putra saya hilang sejak jam 10 kemarin Senin (13/12), diwilayah kawasan bekas tambang emas desa Muara Aman Kabupaten Lebong,”bebernya.

Ia pun menambahkan, ketika berpamitan dengan istrinya Ezi (23), putranya tersebut mengenakan kaos oblong berwarna hijau dengan mengenakan celana pendek. Saat ini, dirinya bersama keluarga lainnya memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke Mapolres Bengkulu Utara, mengingat ia khawatir putranya benar-benar hilang. Sementara, informasi terkahir dari rekannya, saat ini masih dilakukan pencarian oleh rekan rekan putranya.

“Kami hari ini Selasa (14/12) melaporkan kejadian ini ke Mapolres Bengkulu Utara, dengan harapan kami bisa mendapatkan bantuan untuk mencari putranya yang menghilang tersebut,” terangnya.

Sementara itu, menanggapi hal ini Kepala Desa Taba Tembilang Nasion Kusnadi ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dirinya, mendapatkan informasi dari keluarga korban, dan sejauh ini langkah yang sudah dilakukan dilaksanakan oleh Kadun dan pihaknya mengarahkan ke Mapolres Bengkulu Utara untuk membuat laporannya. Sejauh ini, pihaknya belum mengetahui kronologis kejadiannya.

“Saya juga baru dapat informasinya, dan saat ini kami sudah mengarahkan keluarga korban agar melaporkan kejadian ini ke Mapolres Bengkulu Utara. Utuk kronologis, saya sendiri belum tahu pasti, nanti akan saya kabari lagi,” singkat Kades.

Laporan : CW Star
Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *