Lagi Gara-gara Transportasi, Enggano Krisis BBM dan Gas Elpiji
BerandABengkulu.com, BENGKULU UTARA – Kendala akses transportasi dari dan ke Pulau Enggano, sepertinya belum juga dapat menutupi kebutuhan masyarakat penghuni pulau tersebut. Pasalnya, informasinya saat ini, Beberapa kebutuhan masyarakat yang tengah mengalami kelangkaan di Enggano diantaranya bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji. Hal ini diakui oleh Ketua Forum Kades Kecamatan Enggano Redy Haloman Kaitora, kepada awak media.
“Pulang Enggano saat ini tengah mengalami krisis BBM dan gas elpiji, dan kelangkaan ini tidak hanya dikeluhkan oleh masyarakat Apoho saja. melainkan juga seluruh masyarakat di Kecamatan Enggano,” ujarnya.
Reddy membeberkan, bahwa kelangkaan BBM dan Elpiji di Kecamatan Enggano sudah berlangsung satu bulan terakhir. Saat ini, untuk masak masyarakat terpaksa menggunakan kayu bakar. Ditambah lagi, ancaman Enggano akan gulap gulita pada hari hari, jika pasokan BBM tidak secepatnya diatasi.
“Ada 6.000 jiwa di Kecamatan Enggno. Saat ini tidak bisa pergi keluar karena belum ada kepastian dari pihak pemerintah tentang transportasi umum,” bebernya.
Sementara itu, menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan Bengkulu Utara, Eka Hendriyadi ketika dikonfirmasi, menyebutkan bahwa pihaknya akan segera mencari solusi untuk mengangkut BBM ke Pulau Enggano. Menurut Eka, hasil rapat dengan pihak Pertamina, Pelindo, KSOP, ASDP juga dari Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, disimpulkan pengangkutan BBM ke Enggano akan menggunakan Kapal PT. PELNI.
“Info tambahan, Hari Kamis malam kemarin Asisten II menginfo kalau Wagub setuju untuk menyurati PELNI status diskresi (dispensasi penggunaan KM Sabuk Nusantara untuk mengirim BBM menggunakan IBC). Saat ini kita sedang menunggu kesiapan IBC dari pihak Patra Niaga,” singkatnya.
Laporan : Aris
Editor : Redaksi

