Didemo Mahasiswa, Sekda Berikan Janji

Miris, Lagi Bupati Menghilang Cueki Nasib Pendidikan

BerandaBengkulu.com, BENGKULU UTARA – Pemerintah Kabupaten BU (Pemkab) Bengkulu Utara (BU), didemo mahasiswa. Terkait, polemik beasiswa Pemkab BU, terhadap Universitas Ratu Samban (Unras), dimana nasib pendidikan sebanyak 90 mahasiswa sudah diujung tanduk. Akhirnya sampai pada “Klimaks”nya. Seakan tak terbendung lagi, Senin (19/2) pagi pukul 08.15 WIB, seluruh mahasiswa yang terancam Droup Out (DO) melakukan aksi demo ke kantor Bupati BU. Dalam demo ini, mahasiswa ditemui Sekda BU, dan memberikan janji.

Dalam aksinya, mahasiswa menunjukkan poster-poster bertuliskan tuntutan dan kalimat-kalimat kritikan. Diantaranya, “Jangan Bungkam Suara Kami, Tuntut Nasib Pendidikan Kami”, “Duduk diam atau tertindas”, “Hukum mati mafia birokrasi Arga Makmur” “Unras bukan sarang koruptor” dan lain sebagainya.

Para mahasiswa berorasi, menuntut agar masalah tunggakan uang semester mereka selama 2 semester tahun 2017 lalu diselesaikan. Selain itu, mereka juga meminta untuk bertemu langsung dengan Bupati Mian. Namun sayang, lagi-lagi Bupati tidak bisa ditemui alias menghilang, dengan dalih Bupati sedang keluar kota. Setelah berulang kali mengadu, tidak mendapatkan respon, baru setelah didemo Sekkab BU, Dr. Haryadi, S. Pd, MM, M.Si mau menemui para mahasiswa ini.

Dalam pertemuan dengan orang nomor satu di ASN lingkungan Pemkab BU tersebut, terjadi negosiasi dengan perwakilan mahasiswa yang berlangsung lebih kurang satu jam, akhirnya dicapai kesepakatan.

Di hadapan para mahasiswa, pria teang bergelar Doktor ini mengungkapkan, masalah beasiswa sebenarnya sudah tidak ada lagi hubungan dengan Pemkab. Pasalnya, dana itu sudah disalurkan kepada pihak Yayasan Ratu Samban Arga Makmur (YRSAM), dimana diketahui rektor versi yayasan ini Sugeng Suharto. Kendati demikian, pemkab tetap akan mengupayakan agar masalah ini bisa diselesaikan.

Haryadi memberikan janji kepada mahasiswa, dalam waktu dekat akan memanggil pihak yayasan dan pihak terkait lainnya. Yang dalam janjinya juga, Sekkab juga memastikan semua mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikannya, tanpa ada istilah Drop Out (DO).

Laporan : Effendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *